Saturday, January 12, 2013

PROPOSAL PERNYATAAN KERJA (STATEMENT OF WORK) Sistem penagihan listrik


TUGAS
MANAJENEN PROYEK
‘’PROPOSAL  PERNYATAAN KERJA (STATEMENT OF WORK)’’


BAB I
TUJUAN PROYEK

Tujuan dari proyek ini adalah membantu perusahaan dalam membuat suatu sistem pembayaran tagihan listrik yang lebih cepat dan akurat, serta mengenalkan penggunaan teknologi barcode yang memiliki banyak manfaat dan mudah digunakan dalam proses transaksi pembayaran tagihan listrik sehingga sangat membantu bagian tagihan.


BAB II
LATAR BELAKANG
2.1 PERNYATAAN MASALAH,KESEMPATAN ATAU PERINTAH
Sistem penagihan listrik saat ini masih banyak yang dilakukan secara manual, yaitu pelanggan datang ke kasir memberikan rekening listrik bulan yang lalu, kemudian operator mengetikkan nomor pelanggan pada komputer, dan mencetak bukti tagihan listrik. Hal ini tentu banyak memakan waktu dan tenaga,sehingga dibutuhkan sistem yang baru untuk membantu perusahaan dalam membuat suatu sistem pembayaran tagihan listrik yang lebih cepat dan akurat serta mengenalkan penggunaan teknologi barcode yang memiliki banyak manfaat dan mudah digunakan dalam proses transaksi pembayaran tagihan listrik sehingga sangat membantu bagian tagihan.
2.2 Tujuan dan Sasaran proyek
Tujuan dari proyek ini antara lain:
-Mempercepat dan mempermudah proses pembayaran listrik
-Meningkatkan efektifitas dan efisiensi dari kinerja perusahaan/PLN
Sasaran proyek ini yaitu perusahaan-perusahaan besar yang membutuhkan sistem untuk pembayaran listrik.
2.3 Deskripsi Proyek
Proyek ini akan menggunakan:
1.        Perangkat lunak dirancang dengan menggunakan bahasa pemograman Visual Basic 6.0
2.        Melakukan proses pembacaan nomor pelanggan pada kertas bukti pembayaran pelanggan dan pencarian data tagihan pada database.
3.        Tidak membahas cara kerja sirkuit elektronik barcode reader  secara mendetail.
4.        Jenis Barcode reader yang digunakan adalah Chiperlab USB Scanner N1181



BAB III
LINGKUP
3.1 PARA STAKEHOLDER
·         Programmer : Bertanggung jawab atas berjalannya aplikasi pembayaran listrik menggunakan barcode reader yang dibuat
·         SDM yang menggunakan aplikasi : menggunakan dan mengakses aplikasi
·         Pemilik Aplikasi : perusahaan yang akan menggunakan aplikasi tersebut dan bertanggung jawab atas berjalannya system dalam perusahaan.
3.2 Proses-proses
Proses-proses dalam proyek ini adalah sebagai berikut :
1.   Studi kelayakan
membuat sistem, konsep pemograman, dan barcode reader
2.   Desain Fungsi (Design Function)
Melakukan desain sistem secara detail, mulai dari Context  Diagram, Data Flow Diagram (DFD) desain file, desain tabel,  relasi tabel dsb sehingga membentuk sistem lengkap sesuai dengan fungsi-fungsi bisnis yang dikehendaki.


3.      Pemrograman (Programming)
Melakukan coding untuk merealisasikan desain fungsi yang telah dibuat. Jumlah baris coding ini turut menentukan besar-kecilnya harga perangkat lunak yang dibuat.
                 
4.      Pengujian (Testing)
Dilakukan untuk mengetahui apakah pekerjaan pemrograman telah dilakukan secara benar sehingga bisa menghasilkan fungsi-fungsi yang dikehendaki. Pengujian juga dimaksudkan untuk mengetahui keterbatasan dan kelemahan program aplikasi yang dibuat untuk sebisa mungkin dilakukan penyempurnaan. 



5.      Pelatihan (Training)
Sebelum diserahterimakan ke perusahaan, pihak developer proyek ini bertanggung jawab melatih  user atau  perusahaan yang hendak mengoperasikan program aplikasi yang telah dibuat.  Pihak pengembang juga berkewajiban memberikan informasi yang benar dan terbuka sehingga tidak menyulitkan para pengguna di kemudian hari. 

3.3 KOMUNIKASI
Komunikasi proyek  termaksud panggilan telepon, fax, dll.jalur  komunikasi utama akan kerja sama proyek manager-perusahaan/pelanggan.
Media dan alat yang diperlukan untuk jenis komunikasi terdaftar di bawah ini:
ü  Analis kepada pelanggan/perusahaan
Media / alat: manajer proyek dan perusahaan harus menjaga akses ke media dan alat-alat berikut: email, IM (yahoo) dan microsoft word.
Aturan dasar: manajer proyek dan pelanggan akan memeriksa e-mail setiap hari dan membalas dalam waktu 12 jam.
Proyek manajer dan pelanggan yang tersedia untuk komunikasi online pada jam yang disepakati bersama.
Manajer proyek dapat diakses melalui yahoo
dan Pelanggan dapat diakses via di yahoo
ü  email distribusi
Pelanggan dan tim proyek akan komunikasi melalui:
Manajer Proyek :ricka_mulyati@yahho.com
Manajer account: novita_sari@yahoo.com
costumer/pelanggang: sri_marlina@yahoo.com




BAB IV
PENDEKATAN PROYEK
Pendekatan pada proyek  ini antara lain :
1.      Melakukan komunikasi secara intensif dengan   bagian PT.PLN agar mendapat requirement yang sesuai dengan kebutuhan software yang akan dibangun sehingga memudahkan proses pembangunan software
2.      Mempelajari pembuatan program dengan rule yang berlaku dalam PLN untuk diterapkan dalam aplikasi
3.      Menentukan software dan hardware yang tepat untuk mendukung pelaksanaan proyek
4.      Membuat desain tampilan sesuai dengan requirement dan karakteristik pengguna
5.      Melakukan beberapa pengujian aplikasi
6.      Melakukan analisis resiko yang mungkin terjadi terhadap segala aktifitas yang dilakukan,beserta solusi yang tepat untuk menanggulangi resiko tersebut.


V. PENDEKATAN MANAJERIAL
5.1 Alasan Pembentukan Tim
Alasan Pembentukan Tim ,yaitu karena setiap orang mempunyai tugas yang berbeda-beda,sehingga dibentuk tim  yang terdiri dari:
- seorang Project Manager yang bertugas mengkoordinasi jalannya proyek, meliputi alokasi waktu, dana, dankebutuhan program

-Seorang System Analyst yang bertugas   menganalisa karakteristik dan kinerja system

- Programmer yang bertugas membuat danmengembangkan program yang tepat sesuai alokasi dana, waktu serta kinerja system yang ada.

5.2 Manager dan Pengalaman
Dalam proyek ini dibutuhkan manager yang berpengalaman,dimana Tugas dari manager dalam proyek ini adalah:
  1. Menjadwalkan proyek, manajer bertugas untuk merencanakan pelaksanaan proyek agar proyek dapat selesai tepat waktu.
  2. Mengimplementasikan rencana proyek, setelah membuat perencanaan, tugas manajer selanjutnya adalah mengimplementasikan perencanaan proyek tersebut di lapangan.
  3. Mengontrol kerja sampai selesai, Seorang manajer harus dapat mengontrol semua pekerjaan proyek hingga selesai dan menjaga serta mengantisipasi agar proyek berjalan sesuai rencana.
  4. Membina hubungan kooperatif, manajer bertanggung jawab untuk membina hubungan kooperatif dengan para pihak yang terlibat baik dalam struktur horizontal maupun vertical.
  5. Melakukan inovasi, seorang manajer juga bertugas melakukan inovasi untuk merespon peluang dan ancaman yang tak terduga.
  6. Memperkirakan Durasi Tugas, Teknik memperkirakan durasi tugas
    • Optimistic duration (OD) : perkiraan lama minimum waktu yang diperlukan untuk melakukan tugas.
    • Pessimistic duration (PD) : perkiraan lama maksimum waktu yang diperlukan untuk melakukan tugas.
    • Expected duration (ED) : lama perkiraan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah tugas.
    • Most likely duration (D) : lama perkiraan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah tugas, berdasarkan nilai rata-rata optimistic, pessimistic, dan expected duration (durasi optimistis, pesimistis, dan diharapkan)
  7. Menentukan Ketergantungan Antartugas
    Empat tipe ketergantungan antar tugas :
    a. Finish-to-start (FS) – Penyelesaian sebuah tugas memicu awal tugas lain.
    b. Start-to-finish (SS) – Awal sebuah tugas memicu awal tugas lain.
    c. Finish-to-finish (FF) – Dua tugas harus selesai pada waktu bersamaan.
    d. Start-to-finish (SF) – Awal sebuah tugas menandakan selesainya tugas lain.
  8. Mengintegrasikan sumber daya sesuai dengan posisi dan jadwal yang sudah dibuat dalam perencanaan. Manajer proyek harus mampu mengelola perubahan dalam hal sumber daya, manusia maupun lingkungan. Sumber-sumber daya memiliki kategori-kategori berikut:
    -Orang
    -Layanan
    -Fasilitas-fasilitas dan perlengkapan
    -Persediaan barang dan material
    -Uang
  9. Mengarahkan Usaha Tim
    Salah satu dimensi terpenting mengarahkan usaha tim adalah pengawasan manusia.
  10. Memonitor dan Mengontrol Perkembangan
    Selama proyek, manajer proyek harus memonitor perkembangan proyek terhadap lingkup, jadwal, dan anggaran dan, jika perlu, membuat penyesuaian pada lingkup, jadwal, dan sumber-sumber daya.
  11. Menilai Hasil dan Pengalaman Proyek
    Aktivitas final ini melibatkan pengumpulan umpan balik dari anggota-anggota tim proyek (termasuk para pelanggan) mengenai pengalaman-pengalaman proyek dan saran-saran yang ditujukan untuk memperbaiki manajemen proyek dan proses organisasi.
5.3 Persyaratan Pelatihan
Dalam proyek ini SDM yang menggunakan aplikasi yang dibuat harus mengetahui cara mengoperasikan computer,sehingga dapat menggunakan aplikasi yang dibuat.
5.4 Jadwal Pertemuan
Tanggal
Kegiatan
10 April 2012
Melakukan rapat
27 April 2012
Menganalisis kebutuhan perusahaan
5 Mei 2012
Merancang desain aplikasi dengan tim
24 Mei 2012
Memperlihatkan program yang hampir selesai dibuat kepada perusahaan
4 Juni 2012
Menguji program yang dibuat,apakah sesuai dengan keinginan perusahaan.
10 juni 2012
Menyerahkan program yang selesai dibuat/jadi kepada perusahaan.
 

BAB VI
BATASAN-BATASAN
6.1 .TANGGAL MULAI dan TENGGAT WAKTU PROYEK
Proyek ini akan dimulai pada tanggal 10 April,dan akan selesai pada batas waktu 3 bulan.
6.2 ANGGARAN
No
Kegiatan
Jumlah (Rp)
1
Biaya analis
2.000.000
2
Biaya akomdasi dan perjalanan
1.000.000
3
Pemrograman
5.000.000
4
Biaya analis system                
2.500.000
Biaya rapat
500.000
Biaya pengumpulan data
500.000
Biaya managemen dan staff
1.000.000
Dokumentasi
500.000
5
Pelatihan
1.500.000
6
Desain system:
Biaya dokumentasi
1.000.000
Biaya rapat
500.000
Biaya managemen dan staff
1.000.000
7
Biaya impelementasi sistem
5.000.000
Jumlah Total
21.500.000

6.3  TEKNOLOGI

Dalam pengerjaan project ini, tim menggunakan teknologi :

1.Perangkat lunak dirancang dengan menggunakan bahasa pemograman Visual Basic 6.0

2. Jenis Barcode reader yang digunakan adalah Chiperlab USB Scanner N1181





BAB VII
PERKIRAAN BALL PARK
7.1 JADWAL




7.2 ANGGARAN
No
Kegiatan
Jumlah (Rp)
1
Biaya analis
2.000.000
2
Biaya akomdasi dan perjalanan
1.000.000
3
Pemrograman
5.000.000
4
Biaya analis system                
2.500.000
Biaya rapat
500.000
Biaya pengumpulan data
500.000
Biaya managemen dan staff
1.000.000
Dokumentasi
500.000
5
Pelatihan
1.500.000
6
Desain system:
Biaya dokumentasi
1.000.000
Biaya rapat
500.000
Biaya managemen dan staff
1.000.000
7
Biaya impelementasi sistem
5.000.000
Jumlah Total
21.500.000




BAB VIII
PERSYARATAN KEPUASAN
8.1 KRITERIA KEBERHASILAN
Dalam proyek ini,jika aplikasi yang dibuat berhasil dibuat dan sesuai dengan permintaan perusahaan maka akan memenuhi kriteria sebagai berikut:
1.dapat membantu perusahaan dalam pembayaran listrik secara cepat dan efisien
2.memudahkan pelanggan dalam pembayaran listrik
3.datanya lebih akurat,sehingga meminimalkan terjadinya kesalahan

8.2 ASUMSI-ASUMSI
  1. Dengan adanya penggunaan barcode reader maka proses pembayaran menjadi lebih cepat
  2. Aplikasi yang telah dirancang memiliki interface yang baik sehingga mudah digunakan.
  3. Kinerja aplikasi berjalan lancar dan cepat.

8.3 RESIKO-RESIKO
1.      Aplikasi yang dirancang masih bersifat stand alone sehingga tidak bisa digunakan dalam jaringan.
2.      Karena Sistem ini dirancang dengan menggunakan pemograman visual sehingga membutuhkan memori yang lebih besar dibandingkan dengan sistem yang dirancang dengan non-visual


No comments:

Post a Comment